Sambut HBP Ke62 Lapas Mamasa Lakukan Tes Urin Pegawai dan Warga Binaan
Kegiatan tes urin menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan serta komitmen bersama mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba
Mamasa — Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Mamasa melaksanakan kegiatan tes urin kepada pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mencegah dan mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas, sekaligus sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh penghuni dan petugas.
Pelaksanaan tes urin ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Mamasa dalam mewujudkan pemasyarakatan yang aman, bebas, bersih dan terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan narkoba. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya peningkatan pengawasan internal serta penegakan disiplin bagi seluruh elemen di dalam lapas. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian yang efektif serta mendorong terciptanya budaya kerja yang berintegritas.
Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan pegawai serta perwakilan WBP, di bawah pengawasan petugas yang berkompeten dan memahami prosedur pelaksanaan tes urin. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, transparan, dan tetap mengedepankan prinsip profesionalisme serta penghormatan terhadap hak-hak individu. Proses pengambilan sampel dilakukan secara terukur guna menjamin keakuratan hasil pemeriksaan.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, petugas memberikan pengarahan terkait tujuan dan pentingnya tes urin sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh WBP.
Melalui kegiatan ini, Lapas Mamasa menegaskan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba. Tes urin tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan penguatan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan individu maupun lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam pemberantasan narkoba di dalam lapas. Upaya preventif ini diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran, memperkuat sistem pengawasan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan sebagai lembaga yang profesional dan akuntabel.
Pelaksanaan tes urin ini juga mencerminkan sinergi antarpetugas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas. Dengan adanya pengawasan yang konsisten, diharapkan potensi penyalahgunaan narkoba dapat ditekan secara maksimal, sehingga proses pembinaan terhadap WBP dapat berjalan dengan lebih efektif dan optimal.
Dengan dilaksanakannya kegiatan tes urin ini, Lapas Kelas III Mamasa terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk upaya berkelanjutan dalam menjaga konsistensi pengawasan, meningkatkan kualitas pembinaan, serta mewujudkan pemasyarakatan yang semakin baik dan terpercaya di mata masyarakat.