Sasar Perpanjangan Sertifikat Laik Higiene, Dinkes Mamuju Uji Sampel Makanan di Lapas Perempuan Mamuju

Langkah Re-Sertifikasi: Dinkes Mamuju Ambil Sampel Makanan di Lapas Perempuan untuk Uji Laboratorium

Mamuju, 06 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Mamuju menerima kunjungan tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju dalam rangka pemeriksaan dan penilaian hygiene sanitasi dapur. Kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam proses perpanjangan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang menjamin bahwa standar pengolahan makanan di dalam Lapas telah memenuhi regulasi kesehatan nasional. Tim verifikator melakukan peninjauan menyeluruh mulai dari kondisi fisik bangunan dapur hingga tata kelola sanitasi lingkungan sekitar secara mendalam.

Dalam rangkaian pemeriksaan tersebut, tim ahli dari Dinas Kesehatan juga melakukan pengambilan sampel makanan, air, serta pemeriksaan alat makan yang digunakan sehari-hari untuk keperluan pengujian laboratorium. Sampel-sampel tersebut diambil secara acak guna mendeteksi keberadaan bakteri atau zat berbahaya lainnya melalui uji klinis yang akurat. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap hidangan yang dikonsumsi oleh warga binaan tidak hanya mencukupi secara gizi, tetapi juga benar-benar aman dari risiko kontaminasi mikrobiologi maupun kimia.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari prosedur tetap yang harus dipenuhi oleh Lapas Perempuan Mamuju guna memastikan masa berlaku Sertifikat Laik Higiene tetap berlanjut tanpa kendala. Dengan adanya penilaian objektif dari pihak luar, dalam hal ini Dinas Kesehatan, kualitas pangan di Lapas dapat terus dipantau secara berkala sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Hal ini membuktikan bahwa manajemen pengelolaan dapur di Lapas tersebut telah dijalankan dengan prinsip transparansi dan keamanan pangan yang ketat.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Mamuju menekankan bahwa upaya ini adalah wujud nyata keseriusan pihak Lapas dalam memberikan pelayanan dasar yang layak dan sehat bagi seluruh penghuni. Beliau menyatakan bahwa Sertifikat Laik Higiene adalah bukti autentik pelayanan prima yang mereka berikan."Kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan standar kesehatan di Lapas. Pemeriksaan dari Dinas Kesehatan ini sangat penting agar kami memiliki rujukan ilmiah bahwa makanan yang kami sajikan benar-benar sehat dan proses pengolahannya memenuhi kaidah medis. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga hak kesehatan setiap warga binaan," tegas Kalapas.

Melalui hasil penilaian dan uji sampel ini, diharapkan Lapas Perempuan Mamuju dapat segera mengantongi perpanjangan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Keberhasilan dalam mempertahankan sertifikasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk konsisten menjaga kebersihan lingkungan dapur. Dengan dapur yang terstandardisasi secara resmi, risiko gangguan kesehatan di lingkungan Lapas dapat diminimalisir, sehingga program pembinaan lainnya dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.

BAGAIMANA REAKSIMU?
Bagikan Berita:
Update Terbaru

WARTA PEMASYARAKATAN

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD
04 Jun 2026

Gerak Cepat: Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Peny...

Rutan Majene Laksanakan Fogging sebagai Langkah Preventif Penyakit Menular dan DBD

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga Kembali Gelar Puskesmas Keliling
03 Jun 2026

Rutin Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Mamuju Bersama Puskesmas Binanga K...

Melalui kegiatan ini kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara langsung, memberikan edukasi kesehatan, s...

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan
03 Jun 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan War...

Rutan Majene Panen 18 Kg Tomat Hasil Pembinaan Warga Binaan