Warga Binaan LPP Mamuju Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair
Program Ramah Lingkungan, Warga Binaan Lapas Perempuan Mamuju Buat Pupuk Organik Cair
Pada pelaksanaan kali ini, para warga binaan terlihat aktif mengikuti setiap tahapan pembuatan pupuk, mulai dari proses pemilahan limbah dapur, pengolahan bahan menjadi larutan fermentasi, hingga tahap penyimpanan untuk pematangan POC. Selain memberikan pengalaman praktik, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan karena mendorong pemanfaatan limbah organik menjadi produk berguna bagi pertanian maupun tanaman hias.
Kegiatan ini diawasi langsung oleh Staf Pembinaan, Bapak Andi Fahruddin, yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar kebersihan, keamanan, dan metode pembuatan pupuk organik yang benar. Ia juga memberikan penjelasan terkait manfaat POC dan teknik penggunaannya, sehingga warga binaan tidak hanya terampil memproduksi, tetapi juga memahami nilai aplikatifnya dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Lapas Perempuan Mamuju, Ibu Reva Shilvia Devi menyampaikan, “Pembuatan pupuk organik cair adalah salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang kami dorong secara konsisten. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan warga binaan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan hidup berkelanjutan. Kami berharap keterampilan seperti ini dapat menjadi bekal positif bagi mereka ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Lapas Perempuan Mamuju berharap lahirnya warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan pasca bebas. Kegiatan pembuatan pupuk organik cair ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya mendorong pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata.