Hangatkan Idul Fitri di Balik Jeruji, Lapas Perempuan Kelas III Mamuju Hadirkan Layanan Besukan dan Wartel
Kunjungan Keluarga dan Layanan Wartel Jadi Penguat Silaturahmi Warga Binaan di Hari Raya
Mamuju, 23 Maret 2026 – Suasana haru dan kebahagiaan mewarnai momentum Hari Raya Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Mamuju. Melalui layanan besukan dan wartel, warga binaan tetap dapat merasakan hangatnya kebersamaan dengan keluarga meski berada di balik jeruji.
Layanan besukan dibuka secara teratur dengan sistem pendaftaran kunjungan yang tertib. Setiap pengunjung yang datang diwajibkan mengikuti prosedur yang berlaku, termasuk proses penggeledahan, guna memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya layanan.
Tak hanya itu, fasilitas wartel juga menjadi jembatan rindu bagi warga binaan yang tidak dapat dikunjungi langsung. Melalui sambungan telepon, suara keluarga tetap bisa hadir, mengobati kerinduan di hari yang penuh makna tersebut.
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, Reva shilvia devi menegaskan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya mengutamakan keamanan, tetapi juga sisi kemanusiaan.
“Kami menghadirkan layanan besukan dan wartel sebagai bentuk pelayanan yang humanis, namun tetap mematuhi SOP mulai dari pendaftaran hingga penggeledahan, agar seluruh proses berjalan aman, tertib, dan penuh makna,” ujar Kalapas.
Dengan layanan ini, Lapas Perempuan Mamuju hadirkan Hari Raya Idul Fitri di dalam lapas tidak lagi terasa sepi. Senyum, tangis haru, dan doa yang saling dipanjatkan menjadi bukti bahwa jarak dan keterbatasan tidak mampu memutus tali kasih antara warga binaan dan keluarga.