Kalapas Perempuan Mamuju Tingkatkan Pengawasan Melalui Kontrol Keliling Bersama Jajaran
Kalapas Perempuan Mamuju Pimpin Kontrol Menyeluruh Demi Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban
Kontrol dimulai dari area blok hunian, di mana Kalapas meninjau kondisi kamar, kebersihan lingkungan, serta memastikan warga binaan menjalankan aktivitas sesuai jadwal. Selanjutnya, jajaran bergerak menuju area Bimbingan Kerja (Bimker) untuk mengecek berbagai kegiatan kemandirian yang sedang berjalan, termasuk kondisi fasilitas kerja yang digunakan warga binaan.
Kegiatan kontrol juga menyasar area perkebunan warga binaan, yang kini memiliki sekitar 500 polybag berisi berbagai tanaman sayuran seperti cabai, tomat, terong, dan beberapa jenis tanaman hortikultura lainnya. Perkebunan ini menjadi salah satu sarana pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan keterampilan bercocok tanam sekaligus memenuhi kebutuhan konsumsi internal lapas. Kalapas mengapresiasi perkembangan kebun yang tampak terawat dan menunjukkan hasil positif berkat kerja sama antara petugas dan warga binaan.
Selain itu, Kalapas turut memantau secara langsung kegiatan pembinaan kepramukaan yang sedang berlangsung di halaman lapas. Para warga binaan terlihat antusias mengikuti materi latihan yang diberikan oleh pembina, mulai dari latihan baris-berbaris hingga penguatan karakter. Program kepramukaan ini menjadi salah satu wadah pembentukan disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan bagi warga binaan.
Kalapas Perempuan Mamuju, Ibu Reva Shilvia Devi menegaskan pentingnya kontrol keliling sebagai sarana memastikan seluruh aspek pembinaan dan pengamanan berjalan maksimal. “Kontrol keliling ini penting untuk melihat langsung dinamika di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan—baik di blok hunian, area bimbingan kerja, perkebunan, maupun pembinaan kepramukaan—berjalan tertib, aman, dan benar-benar memberikan manfaat bagi warga binaan,” ujarnya.
Dengan terlaksananya kontrol keliling ini, Lapas Perempuan Mamuju berharap pengawasan serta kualitas pembinaan bagi warga binaan semakin meningkat, menciptakan lingkungan lapas yang aman, produktif, dan kondusif untuk proses pembinaan berkelanjutan.