Lapas Kelas IIB Polewali Laksanakan Layanan Inovasi “GOKIL” Gerobak Keliling Literasi untuk Tingkatkan Minat Baca WBP
Lapas Polewali Laksanakan Layanan Inovasi “GOKIL” Gerobak Keliling Literasi untuk Tingkatkan Minat Baca WBP
Polewali Mandar, lapaspolewali.kemenkumham.go.id – #LuluareLapole Dalam rangka mendekatkan bahan bacaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara langsung di area hunian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menghadirkan inovasi layanan untuk mendukung peningkatan kualitas pembinaan di dalam lapas melalui program “GOKIL” (Gerobak Keliling Literasi). Selasa, (02/12).
Pada pelaksanaan GOKIL kali ini, para WBP turut berperan aktif dengan mendorong gerobak berisi berbagai koleksi buku menyusuri selasar blok hunian. Buku-buku tersebut kemudian dibagikan kepada WBP lain yang berminat membaca, sehingga menciptakan suasana literasi yang hidup dan inklusif di lingkungan Lapas Polewali.
Inovasi GOKIL bertujuan utama untuk meningkatkan minat baca WBP, sekaligus memperluas akses terhadap bahan bacaan yang bermanfaat bagi pengembangan diri. Koleksi buku perpustakaan Lapas Polewali diketahui cukup lengkap dan beragam, mencakup buku pengetahuan umum, keterampilan, keagamaan, hingga pengembangan karakter.
Dengan hadirnya layanan GOKIL, Lapas Polewali berharap budaya literasi semakin berkembang dan mampu memberikan dampak positif bagi proses pembinaan serta kesiapan WBP dalam kembali ke masyarakat.
Hal ini sejalan dengan slogan pemasyarakatan, "Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat."
Sementara itu, secara terpisah, Kakanwil Ditjenpas Sulbar, Ramdani Boy, mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran Lapas Polewali.
“Sehingga melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi dampak terhadap peningkatan kinerja di jajaran Kanwil Ditjenpas Sulbar” tutup salah seorang Pimti Pratama di Lingkungan Kemenimipas di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto itu di sela-sela waktunya.