Rutan Kelas IIB Majene Gelar Kelas Bahasa Inggris untuk Tingkatkan Kompetensi Warga Binaan
Rutan Kelas IIB Majene Gelar Kelas Bahasa Inggris
MAJENE - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui penyelenggaraan Kelas Bahasa Inggris. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rutan Kelas IIB Majene ini diikuti oleh sejumlah warga binaan dan dibimbing langsung oleh dua pegawai Rutan, Awaluddin dan Aisyah, sebagai bentuk optimalisasi potensi sumber daya manusia yang dimiliki, Jum’at(3/7).
Program pembelajaran ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar Bahasa Inggris kepada warga binaan sebagai bekal dalam meningkatkan kemampuan komunikasi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat setelah selesai menjalani masa pidana.Selama proses pembelajaran, warga binaan diberikan materi dasar seperti pengenalan kosakata (vocabulary), percakapan sehari-hari (daily conversation), tata bahasa sederhana (basic grammar), hingga latihan berbicara (speaking practice). Metode pembelajaran dibuat interaktif agar peserta lebih mudah memahami materi sekaligus menumbuhkan semangat belajar.
Salah satu pembimbing, Awaluddin, menjelaskan bahwa kelas ini dirancang dengan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan sehingga mudah diikuti oleh seluruh peserta, meskipun memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda.
"Kami memulai dari materi yang paling dasar dan mengajak warga binaan untuk aktif berlatih berbicara. Antusiasme mereka sangat baik, sehingga proses belajar berlangsung interaktif dan penuh semangat. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi mereka," jelas Awaluddin.
Senada dengan itu, pembimbing lainnya, Aisyah, mengatakan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga membangun kepercayaan diri warga binaan dalam berkomunikasi.
"Kami ingin menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga warga binaan tidak ragu untuk mencoba dan terus belajar. Setiap pertemuan menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan motivasi agar terus meningkatkan kualitas diri," ungkap Aisyah.
Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, Uppi, mengaku senang dengan adanya kelas Bahasa Inggris karena memberikan pengalaman baru dan menjadi aktivitas positif selama menjalani masa pembinaan.
"Kami merasa senang karena mendapatkan kesempatan belajar Bahasa Inggris secara langsung. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga membuat kami lebih percaya diri dan semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.
Secara terpisah, Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian dan kemandirian, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kapasitas intelektual warga binaan melalui berbagai program edukatif.
"Kelas Bahasa Inggris ini merupakan salah satu bentuk pembinaan yang kami berikan agar warga binaan memiliki kompetensi tambahan yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat meningkatkan rasa percaya diri serta membuka peluang yang lebih baik di masa depan," ujar Christy.
Melalui penyelenggaraan Kelas Bahasa Inggris ini, Rutan Kelas IIB Majene berharap proses pembinaan dapat berjalan semakin optimal dengan membekali warga binaan berbagai keterampilan yang bermanfaat. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen Rutan Majene dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan warga binaan agar siap kembali menjadi pribadi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing di tengah masyarakat.